hey, assalamu'alaykum all..
sekarang isma tambahain label buku di blog isma :D
nah, buku yang isma mau share itu tentang buku Indonesia Mengajar. that's cool :D bener-bener bikin mupeng, pengeeen gilaaa >.< ini cerita nyata ya, nggak di buat buat. jadi, Indonesia Mengajar itu gagasan dari bapak Anies Baswedan (Rektor Universitas Paramadina) ide beliau bener-bener cemerlaaaang banget. cemerlang karena dia ngajak generasi-generasi muda untuk buka mata mereka, masih ada banyak anak-anak di Indonesia yang jauh dari jangkauan pendidikan yang bermutu dan berkualitas. masih banyak sekolah-sekolah yang, aduhai menyedihkan, mulai dari bangunannya, guru-guru yang kerap kali bolos, kesadaran orang tua untuk menyekolahkan anaknya.
para pemuda terpilih itu diseleksi secara ketat dari sekitar 1000 lebih pelamar, dan hanya diambil sekitar 50 orang. dan yang lebih meng-awesome kan saya adalah mereka punya latar belakang yang kereeeen gilaa. muali dari perguruan-perguruan tinggi tersohor di negeri ini, bahkan ada yang merangkap kuliahnya. mereka bener-bener deh, beruntuuuuuuung banget. bener 4 kompetensi mengajar di maksimalin sama mereka. gimana cara mereka ngajarin bener-bener seru banget, membujuk anak didik buat belajar dan patuh tanpa ada kekerasan. dan gimana caranya membangun semangat belajar dan nasionalisme yang nggak cuma hormat sama bendera. satu kata untuk buku ini, keren abiiiiis >.<. dan satu katya untuk readers semua, you have to read it guys :)
kalau buat isma sendiri, lebih buka mata, buka telinga, buka hati dengan pendidikan di negeri ini. pendidikan ini terlalu mahaal, bukan karena uang yang dikeluarkan, tapi tidak imbang antar uang yang dikeluarkan dengan fasilitas-fasilitas yang didapatkan oleh para peserta didik. terus, kemana ya, 20 persen anggaran dai APBN itu? kenapa haslnya nggak maksimal? mungkin maksimal di beberapa tempat, tapi nggak menyeluruh. terlalu sentralisasi. hmm, tapi harap maklum juga, indonesia itu negara kepulauan susah keterjangkauannya. tapi kalau itu alasannya, it's useless to use that reason. jadi inget sama tmen isma, yang namanya fifi, dia temen isma dari kelas 2 SMA, sampe kelas 3 SMA, bahkan sebangk. dia nggak kuliah, karena nggak punya biaya. dan mirisnya, dia adalah anak terpintar di kelas. miris, kenapa anak kayak gitu nggak dikasih kesempatan, se enggaknya dia di tempatin di perguruan tinggi yang tidak memerlukan banyak duit. dan kesalahan dari pendidikan di negeri ini adalah, informasi beasiswa tidak di gembar gemborkan secara luar biasa. mungkin bukan hanya fifi, tapi masih banyak orang di luar sana mengurungkan niat nya untuk kuliah karena satu alasan klasih, BIAYA.
hmmm, pengen deh isama ngajar kdi Indonesia Mengajar. haha, kayaknya seru deh. oh iya, penempatan para pengajar muda itu di daerah-daerah terpencil. salut buat bapak Anies Baswedan yang punya ide cemerlang ini dan merealisasikannya, dan membagi oengalaman para pengajar muda kepada kami, khusunya saya. semoga kedepannya, banayk orang yang peduli sama pendidikan negeri ini, bukan cuma intelekutualitas, tapi juga peningkatan emosionalitas, dan spiritualitas :)
salaam :)
0 komentar:
Poskan Komentar
comment